Dialog Kinerja merupakan suatu komunikasi antara pimpinan dan bawahan untuk penyelarasan kinerja yang dilakukan secara insidentil, intensif, terstruktur, berkelanjutan dan direncanakan sehingga dapat mendukung pencapaian kinerja individu dan organisasi.
Sesuai dengan Surat Edaran Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Dialog Kinerja di Lingkungan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Dialog Kinerja dilaksanakan dengan tujuan untuk:
Mengumpulkan dan menganalisa data terkait proses pencapaian kinerja.
Mengidentifikasi permasalahan dan menentukan solusi serta rencana aksi.
Meningkatkan kerjasama internal.
Meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan kinerja.
Rabu, 8 januari 2025
Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan BUMN memimpin pelaksanaan Dialog Kinerja Organisasi periode Triwulan I Tahun 2025 pada tanggal 8 Januari 2025 di Ruang Graha Sawala. Dialog Kinerja Triwulan I Tahun 2025 difokuskan untuk membahas beberapa hal yaitu Program Prioritas Triwulan I-2025 (Quickwins), Program Prioritas Tahun 2025, dan Program Prioritas 5 Tahun. Kegiatan dialog kinerja diawali dengan pengenalan personel Kedeputian I setelah adanya penataan organisasi yang dilanjutkan dengan pemaparan setiap unit kerja. Sebagai hasil dari dialog kinerja, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN memberikan beberapa arahan sebagai berikut:
Kedeputian I diminta menjalankan tugas dan fungsi sesuai kelembagaan yang ada saat ini, baik reguler sesuai Perpres No. 143 Tahun 2024 dan Permenko Perekonomian No. 15 Tahun 2024 maupun penugasan tambahan.
Program Prioritas Triwulan I 2025 (Quickwins) terdiri dari beberapa program yaitu: (1) PPN DTP Properti dan Otomotif, (2) Skema Pembiayaan Khusus Sektor Padat Karya, (3) Penerbitan Perizinan Usaha Bullion (4) Operasi Pasar Serentak BUMN Pangan HBKN, (5) Kredit Usaha Alsintan, (6) Kredit Usaha Rakyat, (7) Pembiayaan berbentuk Pinjaman Daerah, (8) Pemotongan Tarif Jalan Tol HBKN, (9) Pembangunan Pabrik Bioethanol, (10) Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery, (11) Penurunan Tarif Tiket Pesawat Domestik HBKN.
Program Prioritas 2025 antara lain meliputi pencapaian target inflasi 2,5 ± 1%, target realisasi KUR Rp280 s.d. 300 Triliun, dan PMO Pariwisata.
Program Prioritas 5 Tahun antara lain meliputi pembangunan Kilang Bioethanol dan Pembangunan Smelter Grade Alumina.
Beberapa target program prioritas agar dapat diluncurkan pada Triwulan I 2025 seperti Permenko Perekonomian tentang Skema Pembiayaan Sektor Padat Karya yang diharapkan selesai pada awal Triwulan I 2025 dan peluncuran Bullion Bank yang ditargetkan pada minggu ke-3 bulan Februari 2025.
Sementara itu, perkembangan perekonomian global, perkembangan perekonomian nasional, dan paket kebijakan ekonomi secara lengkap dapat dilihat pada Laporan Dialog Kinerja dibawah ini.
Kamis, 10 April 2025
Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan BUMN memimpin pelaksanaan Dialog Kinerja Organisasi periode Triwulan II Tahun 2025 pada tanggal 10 April 2025 di Ruang Graha Sawala. Dialog Kinerja Triwulan II Tahun 2025 difokuskan untuk membahas beberapa hal yaitu Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025, Realisasi Kinerja Triwulan 1-2025, dan Rencana Kegiatan Triwulan II-2025. Sebagai hasil dari dialog kinerja, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN memberikan beberapa arahan sebagai berikut:
Melakukan monitoring Implementasi Kebijakan Strategis yang terdiri dari Kebijakan Stimulus Pendorong Ekonomi Q1-2025, Realisasi Kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) PP8/2025, Implementasi Kegiatan Usaha Bullion, dan Kebijakan Strategis BUMN lainnya.
Menindaklanjuti Kebijakan Strategis yang terdiri stimulus untuk daya beli Q2-2025 (Realisasi Gaji ke-13 dan penerimaan CPNS), Program Kredit Padat Karya (Update regulasi Koordinasi dengan Dewan Ekonomi Nasional), Penyusunan Regulasi Kegiatan Usaha Bullion yang belum selesai, monitoring rencana Peningkatan Impor dari Amerita Serikat (AS) oleh BUMN, dan mengawal penyusunan matriks NTMs untuk proposal negosiasi terkait tarif AS.
Sementara itu, laporan Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025, Realisasi Kinerja Triwulan 1-2025, dan Rencana Kegiatan Triwulan II-2025 dari setiap unit kerja secara lengkap dapat dilihat pada Laporan Dialog Kinerja dibawah ini.
Selasa, 8 Juli 2025
Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan BUMN memimpin pelaksanaan Dialog Kinerja Organisasi periode Triwulan III Tahun 2025 pada tanggal 8 Juli 2025 di Ruang Graha Sawala. Dialog Kinerja Triwulan III Tahun 2025 difokuskan untuk membahas capaian kinerja semester I 2025, dan rencana kerja Semester II-2025. Sebagai hasil dari dialog kinerja, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN memberikan beberapa arahan yang perlu ditindaklanjuti setiap Keasdepan sebagai berikut:
Laporan monitoring realisasi belanja modal (capex) BUMN Q2-2025 dan proyeksi Q3-2025 termasuk progres utilitas/outcome-nya.
Percepetan penerbitan regulasi terkait dukungan pengembangan sektor padat karya (Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Perindustrian)
Laporan monitoring implemenbtasi KUR untuk sektor perumahan.
Laporan monitoring progres Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS).
Identifikasi permasalahan dan dampak yang terjadi pada sektor gas serta upaya [erbaikan dalam jangka pendek.
Penyelesaian penugasan Pemerintah kepada BUMN sesuai target.
Pelaksanaan Survei Kepuasan Layanan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian (SKP) Kebijakan ke Kementerian/Lembaga terkait jumlah responden minimal 20 orang.
Sementara itu, laporan Realisasi Kinerja Semester 1-2025, dan Rencana Kegiatan Semester II-2025 dari setiap unit kerja secara lengkap dapat dilihat pada Laporan Dialog Kinerja dibawah ini.